Hallo... saya adalah siswa disalah satu SMK, disini saya akan berbagi pengetahuan tentang dunia otomotif yang telah saya pelajari walaupun saya sendiri masih dalam tahap belajar tentang otomotif tapi alangka baiknya jika kita saling berbagi informasi :-)
Otomotif
Rabu, 02 Desember 2015
Sistem Pendingin Air
Pengertian Sistem Pendingin Air :
Sistem pendingin air menggunakan media air sebagai bahan pendinginnya. Komponen sistem pendingin air dilengkapi water jaket, pompa air, radiator, termostat, kipas, selang karet, dan lain – lain.
▶Cara kerja sistem pendingin air saat mesin dalam keadaan dingin yaitu pendingin diberi tekanan oleh pompa air yang bersirkulasi ( seperti ditunjukan anak anak panah pada gambar a ). Ketika mesin dalam keadaan dingin dan termostat masih tertutup, cairan bersirkulasi melalui selang by pass dan kembali ke pompa air ( water pump )
▶Cara kerja sistem pendingin air saat mesin dalam keadaan panas yaitu setelah mesin panas termostat terbuka dan katup by pass tertutup dalam by pass sirkuit. Cairan pendingin setelah menjadi panas di dalam water jacket ( yang menyerap panas dari mesin / engine ), kemudian disalurkan ke radiator untuk didinginkan dengan kipas pendingin / cooling fan dan putaran udara dengan adanya gerakan maju kendaraan itu sendiri. Cairan pendingin yang sudah dingin ditekan kembali oleh pompa air / water pump ke water jacket.
Komponen dan fungsinya :
1. Radiator: berfungsi untuk menampung dan mendinginkan cairmman pendingin yang telah menjadi panas setelah menyerap panas dari komponen komponen mesin. Radiator terdiri dari tangki atas dan bawah yang dihubungkan dengan pipa yang berfungsi untuk mengalirkan sekaligus mendinginkan air pendingin.
2. Tutup radiator memiliki dua fungsi, fungsi yang pertama adalah untuk menaikkan titik didih air pendingin dengan jalan menahan ekspansi air pada saat air menjadi panas sehingga tekanan air menjadi lebih tinggi dari tekanan udara luar, sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mempertahankan air pendingin di dalam sistem agar tetap penuh walaupun mesin dalam keadaan dingin atau panas. Untuk mewujudkan fungsi tersebut, maka pada tutup radiator dilengkapi dengan relief valve dan vacuum valve.
3. Thermostat: Thermostat berfungsi untuk mempercepat tercapainya suhu kerja mesin pada saat mesin masih dingin dan juga berfungsi untuk mempertahankan mesin selalu pada suhu kerjanya (antara 80-90 derajat celcius). Thermostat biasanya dipasang antara radiator dan sirkuit pendingin (silinder block dan silinder heat). Thermostat bekerja seperti katup otomatis yang bekerja berdasarkan panas, dimana pada waktu dingin katup akan menutup dan pada waktu panas katup akan membuka,
4. Kipas pendingin: Radiator didinginkan oleh aliran udara luar yang mengalir melewati sirip-siripnya. Pada saat kendaraan berhenti aliran udara tidak akan cukkup untuk mendinginkan radiator. Untuk mengatasi hal ini maka dibelakang radiator dipasang kipas pendingin untuk membantu agar aliran udara selalu cukup untuk mendinginkan radiator. Ada 2 jenis kipas yang sering digunakan pada kendaraan yaitu kipas yang digerakan oleh motor listrik dan kipas manual yang digerakan oleh poros engkol mesin itu sendiri melalui talli kipas/V-belt.
5. Tangki Cadangan : Reservoir Tank atau tangki cadangan dihubungkan ke radiator melaui selang overflow. Reservoir Tank ini berfungsi untuk menjaga agar volume air pendingin selalu stabil.
6. Pompa Air (Water Pump): Berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dengan jalan membuat perbedaan tekanan antara saluran hisap dengan saluran tekan yang terdapat pada pompa. Pompa yang digunakan umumnya adalah type sentrifugal. Pompa ini digerakan oleh poros engkel melalui tali kipas atau v-belt
7. Selang radiator : berfungsi sebagai penghubung antara radiator dan blok mesin. Ada dua slang di radiator, Upper hose berfungsi mengalirkan air panas dari mesin ke radiator. Sedangkan lower hose untuk menyalurkan air yang sudah didinginkan kembali ke mesin.
8. Water jacket : Berfungsi sebagai saluran-saluran tempat air mengalir di blok mesin ini dinamakan water jacket.
Baca juga :
▶ Sistem pendingin udara
▶ Pengertian sistem pendingin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar